Kawah Sikidang

Pesona kawah alami memikat terwujud dalam Kawah Sikidang Dieng, sebuah bukti jelas bahwa wilayah Dataran Tinggi Dieng adalah daerah pegunungan vulkanik yang masih aktif. Kawah Sikidang muncul sebagai destinasi favorit keempat di kawasan ini, memberikan bukti lain tentang kekayaan alamnya yang memikat. Tidak hanya dikelilingi oleh daya tarik seperti telaga, kawasan Dieng juga memiliki daya tarik dalam bentuk kawah vulkanik yang membuat para wisatawan penasaran dan datang untuk mengeksplorasi.

Terletak dalam jangkauan yang tidak jauh dari tempat-tempat wisata favorit lainnya di Dieng, seperti Candi Arjuna dan Telaga Warna, Kawah Sikidang adalah salah satu contoh kawah aktif yang dapat dijelajahi dengan aman. Kandungan sulfur atau belerang dalam kawah ini menghasilkan aroma khas yang kadang menyengat, sehingga para wisatawan direkomendasikan untuk menggunakan masker ketika berada di kawasan ini. Nama “Kawah Sikidang” merujuk pada fenomena alam di kawasan ini, di mana kawah utamanya sering berpindah-pindah posisi, mirip dengan gerakan lompatan hewan kidang.

Kawah Sikidang memiliki bentuk datar dan lebih mendekati kubangan besar daripada kawah berbentuk kerucut. Di area ini, para wisatawan dapat menyaksikan air mendidih berwarna silver abu-abu dari tepian kawah, dengan asap putih yang menjulang ke udara. Area sekitar kawah telah dilengkapi dengan pagar pengaman dari beton dan bambu untuk menjaga keamanan pengunjung dan mengingatkan mereka untuk menjaga jarak yang aman dari bibir kawah. Dengan pesona alaminya yang unik, Kawah Sikidang menjadi salah satu destinasi yang tak boleh dilewatkan bagi mereka yang ingin menyaksikan keindahan dan keajaiban alam Dieng.